"Aku anak tunggal dari lima bersaudara, aku tidak memiliki apa yang kau punya. Harapan indah bertemu adik kakak, berbagi hadiah, berbagi semangat, dan bercerita tertawa-tawa menertawakan kenakalan masa kecil kalian. Sambutan dan pelukan penuh kerinduan dari orang tua, serta petuah-petuah bijak tiada henti menyiram kembali hati-hati yang beku. Aku anak tunggal dari lima bersaudara, tidak ada sambutan rindu dari kakak adik layaknya saudara yang lama tak berjumpa. Hanya sebatas kedengkian dan satu darah yang mengikat kami. Aku tak akan menemukan petuah bijak orang tua, karena hanya sebongkah keluhan yang tiada habisnya." kata-kata sarat kepedihan selalu mengalun bak melodi putus asamu.
Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts
Thursday, June 20, 2013
Cinta setulus hati
Sebentar lagi lebaran, ritual mudik lebaran bakal menjadi salah satu yang ditunggu jutaan masyarakat Indonesia. Sungguh buat beberapa orang mudik lebaran menjadi pengobat rindu buat adik kakak sekandung, orang tua, kerabat dan handai taulan. Tapi tidak buatmu, aku tau setiap kali ritual mudik tiba, wajahmu menjadi sangat keruh, tidak bersemangat, bahkan jatuh sakit.
Tuesday, June 18, 2013
Pembentukan Watak Anak
Semakin menua usiaku, ternyata semakin dibukakan tentang banyak hal. Bisa memahami ketika saat kecil dulu ibu mengajarkan ini itu, seperti harus ikut membantu mengerjakan pekerjaan rumah, padahal ibu memiliki "Yu" istilah ART jaman dulu. Mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan diriku sendiri seperti mencuci baju, menyetrika, merapikan kamar dari semenjak lulus SD, yang buat kebanyakan teman-teman sebayaku saat itu masih dilayani. Harus menyisihkan sendiri dari uang saku yang kupunya apabila aku dimintai sumbangan, kado buat sanak saudara dan lain-lain. Bertanggung jawab memanage uang, termasuk resiko kehilangan, sehingga tak jarang aku berhutang kepada ART atau kakak sepupu yg tinggal dirumah hihihi, tapi dibalikin looo, bukan minta. Membantu ibu mengantarkan barang dagangan, mengepak barang, mengambil uang hasil jualan dan sebagainya, yang mengajarkanku bahwa mencari uang bukan hal yang mudah, dan aku cukup tahu diri tidak meminta2 yang aneh2 kecuali satu, saat ga mau jadi PNS dan minta sekolah lagi *sama aja ya :D*
Ingin sedikit share dari hal2 yang kutemui mengenai pembentukan watak anak. Beberapa contoh aku ambilkan dari kisah nyata di sekitarku. Semoga bisa menjadi bahan renungan para orang tua bahwa tanggung jawab orang tua tidak hanya sebatas menyekolahkan dan memberi makan saja.
![]() |
| sumber : google |
Tuesday, April 23, 2013
Me and Family : Jungle Tracking
Sebenarnya ini sudah setahun lalu, tapi berhubung blog down sudah hampir 2 tahun, makanya diposting sekarang deh :) mumpung ada GA yng temanya Me and Family dan ada foto kami berempat.
Liburannya ini gratis karena penginapan ditanggung oleh teman yang super baik hati, dan karena liburan di villa yg di atas bukit jadilah kegiatannya ber jungle tracking.
Area jungle tracking ini ada di Fraser Hill sebuah wilayah perbukitan yang jaman penjajahan Inggris di Malaysia dijadikan tempat peristirahatan, jadi hampir semua peninggalan Inggris bangunan bergaya Inggris. Areanya sangat kecil jadi jangan sampai kehabisan bensin karena ga ada pom bensin dan jalanan juga diberlakukan buka tutup tiap 2 jam. Jangan tanya jalannya, memabokkan, berliku2 sangat.
Narsis dulu nih ceritanya sebelum lanjut jalan, foto bapak, emak, si Sulung yg kecil dan Si Bungsu yang Endut
Area jungle tracking ini ada di Fraser Hill sebuah wilayah perbukitan yang jaman penjajahan Inggris di Malaysia dijadikan tempat peristirahatan, jadi hampir semua peninggalan Inggris bangunan bergaya Inggris. Areanya sangat kecil jadi jangan sampai kehabisan bensin karena ga ada pom bensin dan jalanan juga diberlakukan buka tutup tiap 2 jam. Jangan tanya jalannya, memabokkan, berliku2 sangat.
Narsis dulu nih ceritanya sebelum lanjut jalan, foto bapak, emak, si Sulung yg kecil dan Si Bungsu yang Endut
Friday, April 19, 2013
Mendidik Anak Mencintai Saudaranya
Hidup bersaudara itu sangat indah, apalagi bila dipenuhi dengan cinta kasih. Pada awalnya saya menganggap cinta kasih antara saudara itu sudah pasti ada "for granted" seperti saya mencintai adik-adik saya, sepupu dan sahabat-sahabat saya. Tak terpikir oleh saya bahwa itu sebenarnya perlu didikan dari orang tua, bukan terjadi begitu saja, kalopun saya mendengar di telivisi ada kejadian saudara saling menyakiti pun waktu itu saya pikir, "ah mungkin karena mereka berasal dari orang tua tak berpendidikan, dan merekapun kurang mendapat pendidikan yang cukup". Sampai suatu ketika saya mendapatinya di dekat kehidupan saya, dan seketika saya dibukakan bahwa mencintai Saudaranya tidak bisa tumbuh tanpa didikan orang tua.
Subscribe to:
Posts (Atom)


