Pages

Thursday, February 23, 2012

Blogku Pikiranku dan Menghargai Pikiranmu


Blogku hanya sebuah blog biasa, ia hanya merupakan curahan pikiran dan hatiku. Berada jauh dari sahabat dan keluarga membuat blog menjadi satu-satunya tempat menuangkan resahku, menuliskan apa yg ada diotakku. Berkelana dari satu blog ke blog yang lain (bener-bener cara berkelana paling murah bahkan lebih murah dari backpacker) membangun imajinasiku akan para penulisnya. Terkadang aku temukan tulisan getirnya hidup yang menyayat hati(sampai kadang keikut sedih), tapi tak kurang pula aku temukan yang penuh semangat (sampai semangat makanku pun naik :D), sarat akan kebahagian.

Beberapa blog yang kukunjungi aku dapat memperoleh informasi yang kubutuhkan, entah resep masakan, entah alamat wisata, entah sharing ilmu apa saja (beberapa blog aku temukan tanpa sengaja via mbah google) Ah, membaca blog seperti berbicara dengan penulis dan mengamati raut mukanya (terbayang penulis punya lesung pipit, berkaca mata hehehe) Buatku pribadi sangat menyenangkan membaca blog teman-teman, gaya mereka mengungkapkan cerita tidak ada yang seragam, serasa mengenali satu persatu pribadi melalui tulisan. Posting pengalaman hidup yang beraneka rupa membukakan mata hatiku, bahwa hidup tidaklah mudah, bahwa hidup adalah perjuangan, tapi juga tak lupa bahwa hidup harus disyukuri dan dinikmati.


Blogku sendiri??
Terlalu biasa, jauh dari menarik, seruwet pikiran di otakku. Dalam cita2ku sebenarnya kuingin memiliki blog yang cukup berbobot (ternyata yg tercapai malah badanku yg berbobot), serius tapi santai. Tapi ternyata menulis itu tidak mudah. Menulis tanpa kesan menggurui, menyampaikan informasi berdasar kajian dan observasi pribadi,membuat rangkaian kata-kata yang jauh dari kesan membosankan.

Jadi.... biarlah blogku tetap menjadi bagian hidupku, dokumentasi carut marutnya pikiran, kegelisahan hati. Aku membebaskan diriku sendiri menulis sesuka hati tentang pikiranku, walo tetap kuusahakan utk jangan pernah menyakiti orang lain dengan tulisanku. Bila anda mampir keblogku, dijamin tidak banyak yg bisa ditemukan, kecuali jejak pikiranku yg aku tulis tanpa"jaim". Pikiran seorang ibu rumah tangga, yang tadinya pengen sekolah S3 sampai lebay nyarinya, setelah diterima malah balik kucing ketakutan. Pikiran ibu2 yg masih belajar mengendalikan psikologisnya terhadap tekanan, maklum emak yg satu ini bermimpi menjadi trader tangguh (masih mimpi).

Lewat blog aku berusaha memahami jalan pikiran banyak orang, belajar berpikir terbuka. Dan aku merasa menjadi makin dewasa (memuji diri sendiri boleh yaa... terbukti aku mulai bisa berusaha memahami dan menghargai perbedaan. Mulai belajar menilai seseorang bukan hanya dari persepsiku, tapi lebih pada memikirkan kemungkinan yg terjadi pada orang yang kita nilai. Harapan terbesar dariku, seandainya lebih banyak lagi para emak menulis, dari lubuk hati, tentang pemikiran mereka, tentang harapan mereka, tentang diri sendiri yang baik maupun yang pahit, bukan untuk menjelekkan tetapi untuk bisa saling memahami dan menghargai. Tidak ada satu makhlukpun tercipta sempurna, tidak ada hak kita untuk menghakimi atau menyalahkan orang lain. Membangun dunia dengan penuh cinta, kasih sayang, jauh dari kebencian dan menyakiti. Mimpiku.... kita bisa memperkenalkan kepada anak-anak penerus kita kasih sayang bahkan dari dunia maya, bukan kebencian.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes “Ngeblog di Mata Perempuan” yang diselenggarakan oleh Emak Blogger.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...