Pages

Sunday, August 3, 2008

Harga Petrol vs subsidi

Kali ini ada langkah cukup signifikan dari pemerintah malaysia ..berkuat kuasa per 1 September harga pasar petrol akan diselaraskan harga pasar dan subsidi akan dikekalkan pada 30 sen per liter. Harga runcit baru akan ditetapkan pada 1 haribulan setiap bulan. Plus ada jaminan dari pemerintah pemerintah harga runcit petrol tidak akan lebih dari dari RM 2.70 seliter tahun ini.
So bisa dipastikan harga petrol akan naik turun mengikuti harga pasaran minyak dunia...

Hmmm... coba kalo Indonesia punya kebijaksanaan begini? Bagus gak ya kira2 fikir.

Bisa dipastikan APBN gak bakalan terganggu kalo tiba2 minyak naik, dan kondisi pasar juga gak dibuat gonjang ganjing. Tidak seperti sekarang setiap mo ada kebijakan kenaikan harga BBM pasti deh semua harga barang ikut dinaikkan, ada penimbunan BBM dan beberapa impact yang kurang menyenangkan. Terus pemerintah mulai deh aksi bagi2 duit lagi.
Tidak akan ada alasan klise pemerintah tidak kuat menahan subsidi setiap saat mengumumkan berita kenaikan BBM. Akhirnya demo dehhh... tindakan anarkis lagiii ... buntutnya jatuh korban pula.

Menurutku pribadi... keputusan seperti pemerintah Malaysia ini bagus.
Sebagai konsumen BBM jelas, jadi kalo lihat di berita harga minyak dunia naik berarti siap2 harga BBM naik .. kalo harga minyak dunia turun bisa senyum2 deh...
Naik turun harga BBM juga ga pengaruh lagi ke politis karena toh kebijakan sudah jelas... subsidi tetap... bebas demo.. impactnya ke investor asing pun lebih tenang...

Hmm gimana menurut anda.. kalo saja ada kebijaksanaan seperti ini di negara kita??? SETUJU ? TIDAK SETUJU??
(hmm cuma iseng mikir gara2 denger berita di tipi)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...