Pages

Friday, July 27, 2007

Orangtua (khususnya mom) vs anak dan emosi

Beberapa hari ini berita hangat adalah emosi ibu... dimana orang tua atau ibu memukul anak. Bahkan tadi siang dengar berita anak 17 bulan dipukul ortunya hingga tewas. Apa yang menyebabkan itu terjadi?? Kenapa orang tua sekarang menjadi begitu kejam?? sebetulnya apa yang berlaku pada mereka??

Kalau kejadian ini aku telaah beberapa waktu silam pasti jawabanku satu "orang tua kok sadis banget ya.. tidak mensyukuri karunia Tuhan" Tapi sekarang aku bisa memahami dengan sangat kenapa itu terjadi. Ada beberapa hal pemicu yang biasa terjadi

1. Seorang ibu yang mutlak hanya sebagai ibu rumah tangga (tanpa pembantu) membuat si ibu terperangkap pada satu situasi yang itu itu saja. Monoton, membosankan dan memberikan tekanan sangat berat. Seperti kita tahu pekerjaan rumah tidak pernah ada habisnya. Sangat sulit bagi seorang ibu untuk sekedar bersenang2 di luar karena beban pekerjaan rumah tidak ada yang menyelesaikan... apalagi dengan anak lebih dari satu dan masih kecil.

2. Berbedanya situasi dimana keluarga (dalam 1 rumah) adalah benar2 suami, istri dan anak. dibandingkan keluaraga yang tinggal dengan orang tua ataupun saudara2 sekandung misalnya. Kehidupan satu keluarga sendiri bisa jadi tenang tanpa ada campur tangan pihak lain tapi ada kalanya pula tak ada orang lain dalam keluarga membuat kita tidak memiliki teman berbagi apabila ada sebuah masalah yang datang.

3. Suami sebagai kepala rumah tangga akan selalu bergelut dengan pekerjaan sejajar dengan kehidupan saat ini yang tidak lepas dari uang. Pekerjaan yang menyita banyak waktu dan tenaga ini membuat secara mental dan fisik lelah ketika sampai di rumah. Kelelahan tersebut membuat dirinya tidak peduli secara langsung dengan keadaan sekitar.

4. Kondisi anak dan sifat mereka terkadang membuat orang tua mengalami kebingungan ataupun kecemasan. Seorang anak kadang karena terlalu aktif melakukan hal-hal yang berbahaya atau merusak yang mengakibatkan seorang ibu yang menjaga sendiri anaknya tidak boleh lepas perhatian atas mereka. Begitupula apabila anak menjadi sangat posesif dalam segala hal mengakibatkan pertengkaran antar anak yang tiada henti. Ataupun karena ibu yang juga sibuk melakukan beberapa pekerjaan rumah membuat anak merasa terabaikan dan justru melakukan hal-hal yang membuat ibu semakin tidak nyaman

5. Masalah ekonomi yang menyebabkan beban lebih berat kepada seorang istri untuk bisa mengatur jalannya roda kehidupan rumah tangga dengan lebih baik. Masalah ini akan menambah beban mental bagi seorang istri.

Beberapa hal tersebut ternyata telah memicu seorang ibu untuk menjadi kehilangan akal sehatnya apabila anak menangis meraung2 atau melakukan hal2 yang dianggap bandel atau nakal. Kelelahan luar biasa secara fisik dan mental dan timbunan masalah yang dia pendam selama ini terlebih tidak adanya orang yang bisa berbagi beban membuatnya menjadi meledak apabila dia menghadapi suatu kondisi yang menambah tekanan emosinya. Tidak heran ada beberapa orang ibu bahkan sudah mulai memukul anak yang usianya baru beberapa bulan saja.

Seandainya hal tersebut disadari, terutama suami, apabila dia melihat suatu yang ganjil dan berbeda pada diri istri mereka, segeralah ajak mereka berkomunikasi dari hati ke hati. Tidak ada alasan bahwa rumah adalah tugasan atau tanggung jawab istri. Bahwa suami sudah lelah bekerja seharian mencari nafkah. Ingat pekerjaan rumah tangga juga menghabiskan fikiran , emosi dan juga tenaga. Dengan sedikit memberikan penghargaan bahwa kedudukan istri adalah sejajar dan penghiburan kepada pasangan akan membuat ibu sedikit terangkat bebannya dan masalah kenakalan anak tidak membuat dia menjadi lupa diri.

Sesekali juga berikan cuti sejenak kepada istri untuk memanjakan diri sendiri, da menggantikan tugasnya untuk mengurus rumah dan anak-anak. Supaya dalam satu hari ibu bisa beristirahat tidak memikirkan hal monoton yang membuatnya merasa lelah berkepanjangan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...