Pages

Monday, July 23, 2007

Prihatin... sikap anak sekarang (mahasiswa..oknum)

Mengamati tingkah polah mahasiswa sekarang... sebenarnya dari segi usia pasti mereka sudah matang namanya aja "maha"... so harapannya pola berpikir juga pasti lebih dewasa. Dari pola itu diharapkan pula hubungan antar manusianya pun juga lebih baik tentunya daripada murid SMA/SMP.

Sebagai mahasiswa apalagi mahasiswa tingkat akhir tentunya harus bersikap lebih pintar.. karena sebentar lagi mereka akan berhadapan dengan dunia luar yang tidak dapat diprediksi. Lebih pintar dalam artian... pintar dalam berkomunikasi, pintar dalam bertindak, pintar dalam membuat rencana serta pintar pula dalam berpikir. Seorang pengajar atau dosen pasti akan berharap bahwa anak didiknya pada semester2 akhir ini sudah mengusai ilmu-ilmu tersebut walaupun masih mentah.. tapi tentunya dengan komunitas yang senantiasa dihadapinya ilmu-ilmu pintarnya itu pasti sudah jalan dong....

Namun mungkin harapan dosen tersebut muluk2 terbukti banyak sekali mahaiswa yang ada di tahap tugas akhir justru menyalahkan dosen pembimbing kalau dalam proses penulisan terjadi masalah. Misalnya
1. Dosen susah ditemui... gimana susah ditemui, waktu bimbingan adalah 1-2 semester itu artinya setahun. Kalau seminggu dosen muncul 3x dikampus kalikan aja 40 minggu jadi ada kesempatan 120 kali mahasiswa ketemu dosen. Susah??? jelas kalo mahasiswa mencarinya hanya 1 bulan sebelum dead line dan itupun masa bercuti.... masih nyalahin???? Lagipula tahu waktu sedikit jam makan siang baru mau nyendok kok datang minta waktu sebentar....
2. Sebel tulisan dicorat coret terus... gimana gak disalahin kalo mahasiswa menulis tanpa tahu arah.. asal copy paste skripsi orang. Masih untung kalo copy paste runut ada yang 2 atau 3 kali copy paste plus ditanya juga tidak bisa kasih pendapat.
3. Isinya dirubah2 terus sih... Kalo sudah tidak sesuai... mana mungkin dosen pembimbing setuju dengan kandungan isinya. Dosen bertanggungjawab atas apa yg ada... kalo salah bisa jadi bahan tertawaan teman sekolega (emang enak... )
4. Kenapa sih dosen ini... kita sudah pusing gak tau mau gimana gak mau kasih solusi.... Enak aja...emang siapa yang membuat TA???? Dosen??? Kalo ada 8 mahasiswa bimbingan kena msalah dan dosen semua yang memikirkan solusinya berarti dosen buat 8 TA dong 1 semester jadi gelarnya tambah 8 tiap semsternya. Ini yang paling nyebelin buat dosen kalau ada mahasiswa datang bawa masalah dan satu pertanyaan "terus saya mesti gimana dong pak/bu???" Bukan mereka ada masalah dan beserta list alternatif berikut argumen pendukung. Dari list tersebut minta dosen memberikan pertimbangan... Kalo itu yang dilakukan pasti dosen ybs dengan senang hati memberikan pandangan2nya.

So... mahasiswa yang budiman memang mesti pintar. Jangan menjelekkan atau menyalahkan dosen padahal diri sendiri yang memang tidak pintar. Jangan pernah anda berpikir dosen adalah seseorang yg anda bayar dengan mahal (yg dapat uang lembaga lho...), tapi mereka memang bener-benar mencintai profesi, memiliki banyak pengorbanan untuk menjadikan anda manusia yang lebih baik. Jadi sedikit menghargai mereka dengan tidak melakukan hal2 yang tidak etis. Koreksi diri sendiri, karena mungkin kalo anda berani bersikap jujur kealahan bukan pada dosen tapi ada pada diri anda sendiri.


(ungkapan kekecewaan atas berapa hal yang saya dengar tentang dosen... selamat berjuang buat rekan2 yang masih setia dengan pengabdian mereka)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...